Lelaki Berhati Baja
Degup jantungku bertalu-talu
Lirikan mataku menelisik malu
Ego ini masih saja menguasai
Seolah-olah hati ini tak merasai
Rindu sendu padamu kian memupuk
Rasa yang dulu ada tak juga takluk
Diammu tak menyatakan apa-apa
Bisakah sekali saja kau menyapa?
Oh tidak, kau tak seperti itu
Kau beku seperti hatimu
Pinta ku saja kau tak hirau
Bagaimana dengan pinta-pinta itu?
Dengar lelaki berhati baja!
Kelak, semua ini kan berbanding balik
Kau kan datang memintaku kembali
Sebab aku, pelabuhan hatimu yang abadi
Goresan Tinta: Rahma Zakia Pasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar